Friday, January 10, 2014

Wall Street Berakhir 'Merah' (Tulisan Softskill)

Wall Street Berakhir 'Merah'
Wahyu Daniel - detikfinance

Washington -Saham-saham di bursa Wall Street AS mengakhiri perdagangan Kamis di zona negatif. Para pelaku pasar saham khawatir menunggu data tenaga kerja terbaru dari pemerintah, dan juga kinerja-kinerja emiten saham.

Pada perdagangan Kamis (9/1/2014), indeks Dow Jones turun 17,98 poin (0,11%) ke level 16.444,76. Indeks S&P500 turun 0,64 poin (0,03%) ke level 1.838,13. Sementara indeks Nasdaq turun 9,42 poin (0,23%) ke level 4.156,19.

"Investor khawatir bila dana tenaga kerja menguat, maka The Fed (bank sentral AS) akan agresif mengurangi stimulusnya," ujar Analais Gregori Volokhine seperti dilansir dari AFP, Jumat (10/1/2014).

Pada saat yang sama, disebutkan adanya hasil kinerja mengecewakan dari perusahaan ritel Family Dollar and Bed serta Bath & Beyond. Ini membuat investor khawatir soal kinerja emiten atau perusahaan di pasar modal.

(dnl/dnl)


Analisa : Wall Street, bursa saham AS mengakhiri perdagangannya pada Hari Kamis di zona negatif. Para "pemain" Wall Street cemas dalam menunggu data tenaga kerja terbaru dari pemerintah dan kinerja dari emiten saham. Indeks jagoan Wall Street  seperti Dow Jones, S&P500, serta Nasdaq turun hingga 0,23%. Hal tersebut menyebabkan kekhawatiran, The Fed selaku bank sentral AS akan agresif mengurangi stimulusnya seperti yang dikemukakan analis Gregori Voloikhine.

Berita disadur dari : http://finance.detik.com/read/2014/01/10/070424/2463505/6/wall-street-berakhir-merah?f9911023

No comments:

Post a Comment