Tuesday, November 22, 2011

Virginia Rometty

Virginia Rometty
International Business Machine ( IBM ) pada Selasa (25/11) waktu setempat (New York) mengangkat Virginia Rometty menjadi Chief Executive Officer (CEO) menggantikan Sam Palmisano.
Pengangkatan "Ginni" tersebut membuat sejarah sendiri dalam IBM, pasalnya pengangkatan tersebut menjadikan Virginia menjadi wanita pertama dalam 100 tahun sejarah IBM yang menduduki posisi CEO.

Rometty yang saat ini menjadi kepala penjualan dan pemasaran akan resmi menjabat posisi CEO pada periode 1 Januari 2012. Sementara CEO terdahulu Sam Palmisano yang menjabat sejak tahun 2002 akan tetap menjabat menjadi chairman dalam dewan perusahaan daripada perusahaan teknologi tersebut.

Penunjukan Virginia dipasalkan karena pengalaman wanita 54 tahun sejalan dengan strategi yang dilakukan oleh Sam Palmisano. Tahun lalu Sam mengatakan, pendapatan IBM akan bertambah 20 miliar dolar AS antara tahun 2010 - 2015 dengan mengembangkan pasar seperti cloud computing dan analisis.

Kami telah menghabiskan waktu satu dekade untuk mengembangkan strategi kami dalam empat sektor penting, dan saya akan melanjutkannya. Ini adalah fondasi dari strategi pertumbuhan kami," ungkap wanita yang juga menjabat senior vice president IBM dalam wawancara, seperti yang dikutip bloomberg.

Menurut Rosabeth Kanter (Profesor Harvard Business School) yang juga salah seorang eksekutif IBM, penunjukan Rometty menjadi CEO merupakan hasil dari kehati - hatian dan plan jangka panjang dari dewan perusahaan. "Rometty tidak hanya memegang berbagai posisi kunci selama karirnya di IBM, ia juga mendapatkan bimbingan dan pengaruh untuk menjadi pemimpin dunia, yang penting bagi masa depan IBM," ujarnya.

***
Selamat Ibu Virginia Rometty, menjadi wanita pertama yang menjadi CEO IBM. Tetap buat teknologi terbaik dari IBM, bu.
Congratulations Mom Ginni

( Materi Tulisan Diambil Dari (kompas.comhttp://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/10/26/10490589/Virginia.Rometty.CEO.Wanita.Pertama.IBM "Virginia Rometty, CEO Wanita Pertama IBM" )

Hutang Indonesia

mengutip kutipan detikfinance (21/11) terhadap data Ditjen Pengelolaan Utang Kemenkeu.

hutang Pemerintah Indonesia sudah sangat menggunung
total hutang pemerintah hingga Bulan Oktober 2011 mencapai angka Rp 1.768,04 triliun
Kenaikan tersebut naik 13,13 triliun dari Bulan September 2011.
Jika mamu membandingkan ke Bulan Desember 2010 angka peningkatan hutang Pemerintah Indonesia mencapai 91,19 Triliun (Desember 2010 = Rp 1.676,85 triliun).
Secara rasio terhadap PDB hutang tersebut naik dari 27,3% dari Bulan September menjadi 27,5% pada Bulan Oktober.
dan bila menilik denominasi pada Dollar AS, hutang pemerintah naik US$ 200,12 miliar (Oktober 2011) dibandingkan pada September 2011 yang berada pada US$ 198,9 miliar, angka ini sangat signifikan berbeda bila dibandingkan pada Bulan Desember 2010  US$ 186,5 miliar.

Berikut rincian hutang pemerintah yang dilakukan hingga bulan Oktober 2011 :
  • Bilateral: US$ 42,69 miliar
  • Multilateral: US$ 22,66 miliar
  • Komersial: US$ 3,01 miliar
  • Supplier: US$ 50 juta.
  • Pinjaman dalam negeri US$ 80 juta
Sekarang, bila melihat dari sisi surat hutang yang diterbitkan pemerintah, dalam hal ini pun mengalami peningkatan. perbandingan peningkatan dilihat dari Desember 2010 US$ 118,39 miliar ke Oktober 2011 US$ 131,62 miliar.

Dibawah ini merupakan catatan hutang pemerintah pusat pada rasio PDB sejak tahun 2000 :
  • Tahun 2000: Rp 1.234,28 triliun (89%)
  • Tahun 2001: Rp 1.273,18 triliun (77%)
  • Tahun 2002: Rp 1.225,15 triliun (67%)
  • Tahun 2003: Rp 1.232,5 triliun (61%)
  • Tahun 2004: Rp 1.299,5 triliun (57%)
  • Tahun 2005: Rp 1.313,5 triliun (47%)
  • Tahun 2006: Rp 1.302,16 triliun (39%)
  • Tahun 2007: Rp 1.389,41 triliun (35%)
  • Tahun 2008: Rp 1.636,74 triliun (33%)
  • Tahun 2009: Rp 1.590,66 triliun (28%)
  • Tahun 2010: Rp 1.676,15 triliun (26%)
  • Oktober 2011: Rp 1.768,04 triliun (27,5%)
Menanggapi peningkatan hutang seperti itu Presiden SBY menginstruksikan para menterinya untuk mengurangi utang luar negeri, dan lebih menegaskan dalam hal pelunasan hutang tersebut.
SBY meminta agar hutang pemerintah terhadap PDB pada tahun 2014 dapat ditekan menjadi 22%. dan dengan tegas SBY juga meminta agar tiap tahunnya pelunasan hutang harus lebih banyak dibanding penarikan hutang.

Untuk langsung menanggapi hal hutang ini, pemerintah pada tahun menyiapkan gerakan proyek menyicil pokok dan bunga utang sebesar Rp 170,36 triliun. Jumlah ini semakin mengkhawatirkan karena telah membebani total belanja pemerintah pusat sebesar 12,9%.
Mengintip Nota Keuangan dan Pokok - Pokok Kebijakan Fiskal 2012, disana disebutkan bahwa penarikan pinjaman luar negeri terdiri dari pinjaman program Rp 16,9 triliun dan pinjaman proyek Rp 39,1 triliun yang di dalamnya terdapat penerusan pinjaman sebesar 9 triliun.

***
Semoga dengan semakin menggunungnya hutang Pemerintah Indonesia menyadarkan Pemerintah untuk segera menyelesaikan hutang tersebut. Angka hutang memang sangat besar, tapi bila punya kesadaran untuk segera melunasi semua hutang dan mengurangi pengambilan hutang bukan tidak mungkin angka hutang yang menggunung itu bisa dipangkas sedikit demi sedikit.
Biarlah rencana - rencana untuk menyelesaikan segala macam bentuk hutang yang telah diprogram oleh pemerintah bukan hanya sekedar wacana tapi merupakan aksi nyata, dikarenakan hutang Indonesia menyangkut juga terhadap Ekonomi Indonesia, jangan sampai hutang pemerintahan pusat menjadi pemicu semakin buruknya kehidupan keuangan yang ada di Indonesia.
Selesaikan masalah hutang ini para bapak & ibu di pemerintahan!.

( Materi Tulisan Diambil dari detik.com (detikfinance) http://finance.detik.com/read/2011/11/21/130913/1771919/4/waduh-utang-ri-menggunung-jadi-rp-176804-triliun?f990101mainnews "Waduh! Utang RI Menggunung Jadi Rp 1.768 Triliun" )

Sunday, November 20, 2011

Komodo, Harus Bawa Efek Baik!

New 7 Wonders
Vote Komodo dengan cara ketik : KOMODO kirim ke 9818

Kalimat di atas sepertinya terus bergulir dewasa ini
Aliran dukungan untuk menjadikan Pulau Komodo menjadi salah satu keajaiban dunia baru benar - benar diusahakan oleh pihak - pihak yang mendukung kemenangan komodo dalam voting new 7 wonders.
pada tanggal 11-11-2011
New 7 Wonders pun sudah mengumumkan pemenang sementara 7 keajaiban dunia terbaru, dan salah satu di antaranya adalah Pulau Komodo.

Kemenangan ini pun disyukuri oleh Bangsa Indonesia.
Bagaimana tidak ? Eksotisme negara ini dengan berbagai keajaiban - keajaiban di dalamnya masih tetap eksis di mata dunia.
Kita coba lirik masa lalu dimana Candi Borobudur menjadi keajaiban dunia, dan kini estafet keajaiban dunia dilanjutkan oleh Pulau Komodo.
Dalam hal nama dan pengakuan dunia internasional memang sangat dibutuhkan Indonesia di tengah ketidakjelasan masalah - masalah yang kini dihadapi Bangsa Indonesia, setidaknya ada penghibur.

Kesampingkan soal lain, sekarang coba bicarakan apakah kemenangan Pulau Komodo membawa dampak ? itu yang kini patut dipertanyakan.
Apakah hanya sekedar emosi sesaat mendukung komodo, menang, sehabis itu tidak ada respon apa - apa lagi ?
Seharusnya tidaklah demikian, kemenangan ini harusnya memberi dampak yang besar, karena meraih kemenangannya pun membutuhkan pengorbanan dan dukungan yang besar.

Mari kita telaah.

Pulau Komodo yang terletak di NTT. Pembaharuan keajaiban dunia baru seharusnya menjadikan Pulau Komodo menjadi objek wisata yang membawa dampak perekonomian yang baik bagi masyarakat NTT. Perekonomian di NTT harusnya berkembang karena seiring semakin banyaknya turis yang datang untuk berwisata ke Pulau Komodo, maka kehidupan pasar disana akan bergerak, di bagian apa saja, mulai dari penjualan jasa, penjualan paket perjalanan, dan segala macam aspek ekonomi yang dapat membuat kemajuan bagi masyarakat NTT.
Bukan hanya itu saja, dengan banyaknya turis yang ke NTT maka objek wisata Indonesia yang terkenal di dunia bukan hanya Bali saja, melainkan NTT juga. Trademark Indonesia yang memang adalah "Bali" memang akan sulit disaingi, tapi setidaknya mata dunia pun bisa melirik NTT sebagai tempat objek wisata. Di NTT bukan hanya ada Pulau Komodo tapi ada juga Danau Kelimutu, danau tiga warna.
Dilihat dari kenaikan kehidupan ekonomi di NTT, maka diharapkan kesejahteraan masyarakat NTT pun akan membaik, jangan sampai ada eksploitasi tangan - tangan penguasa ekonomi di NTT yang "bermain" tapi biarlah kemenangan Pulau Komodo menjadi kemenangan Masyarakat NTT juga.

Itu dari aspek NTT.
bagaimana aspek nasional ?
Seharusnya dengan kemenangan Pulau Komodo, maka Indonesia seharusnya bangga mempunyai warisan alam yang begitu ajaib. Nah, dengan demikian maka penjagaan untuk aset negara itupun harus semakin digalakkan, untuk menjaga harta negara itu sendiri. Bukan hanya menjaga komodo, tapi diharapkan agar keajaiban - keajaiban Indonesia pun tetap dijaga agar tetap eksis dan bisa semakin lestari. Kenapa demikian ? Bukan tidak mungkin nantinya dengan menjaga semua keajaiban negara maka akan muncul lagi keajaiban yang akan diakui oleh dunia.
Lalu dari sektor ekonomi, pemasukan negara dari bidang pariwisata pun diharapkan akan meningkat, dikarenakan turis internasional dan domestik yang tertarik untuk mengunjungi Pulau Komodo.

Dengan demikian,
Kemenangan Pulau Komodo di New 7 Wonders pun harus menjadi kemenangan Indonesia, khususnya masyarakat NTT.
Tidak ada efek buruk dari kemenangan komodo bila semua hal dapat di handle dengan baik, berbeda ceritanya bila ada tangan - tangan kotor yang berurusan dalam proses pengaplikasian kemenangan Pulau Komodo bagi masyarakat NTT, dan Indonesia.
Jadi, biarlah kemenangan Pulau Komodo menjadi kemenangan Indonesia juga.

Congratulations, Komodo Island

Wednesday, November 16, 2011

Renegosiasi Freeport

Aparat Keamanan vs Demonstran Freeport
Masalah Freeport, semakin lama semakin meruncing
bentrokan yang terjadi di negeri papua itu pun tidak dapat terhindari
ketidakpuasan para pekerja yang notabenenya adalah masyarakat asli papua terhadap masalah pengupahan yang dinilai tak sebanding, dan masalah - masalah lainnya semakin lama semakin parah. dan pertarungan "Freeport vs Masyarakat Papua" mau tak mau memang harus terjadi.

Menanggapi hal itu. Akhirnya pemerintah segera melakukan renegosiasi.
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Widjajono Partowidagdo, berkata dalam harian Kompas (15/11) "Jelaslah, renegosiasi dong," ungkapnya.

Bapak wakil menteri itu menyebutkan bahwa perlu ada negosiasi ulang yang harus diadakan terhadap PT. Freeport, di antaranya adalah soal royalti emas. Ia menjelaskan, bahwa nilai royaliti dari emas tersebut masih terlalu rendah.

PT. Freeport Indonesia yang sudah beroperasi berdasarkan kontrak karya yang ditandatangani pada tahun 1967 berdasarkan undang - undang nomor 11 tahun 1967. PT. Freeport memperoleh 30 tahun masa pertambangan. Pada tahun '91, kontrak karya Freeport diperpanjang hingga tahun 2021.

Masih dalam hal yang sama, Freeport.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Indonesia Syahrir AB mengungkapkan, persoalan yang berlarut - larut dalam PT. Freeport, khususnya di bidang ketenagakerjaan akan membawa dampak penurunan pendapatan dalam sektor pertambangan. "Ini akan terjadi efek domino ke tambang lain dan industri lainnya," ungkapnya dalam diskusi bertema "Mengupas Masalah Buruh Tambang dan Penyelesaiannya Melalui Perjanjian Kerja Bersama" di Jakarta.

Pemogokan kerja yang dilakukan karyawan PT. Freeport Indonesia berdampak pada berhentinya kegiatan pertambangan perusahaan, bahkan menimbulkan korban jiwa bila ada bentrokan yang terjadi antara demonstran dan aparat keamanan. Bukan tidak mungkin situasi yang sama akan terjadi di lokasi pertambangan lain jika masalah pengupahan tidak segera diselesaikan. "Kenaikan upah yang tidak wajar akan berdampak efek domino. Serikat pekerja perusahaan tambang lain seperti Newmont, Inco, dan Antam sudah bersiap - siap menuntut sama seperti Freeport jika tuntutan Serikat Pekerja Freeport dipenuhi," ucap Syahrir.

Ketua Presiden Masyarakat Pertambangan Indonesia Herman Arif menyatakan bahwa, situasi dan medan yang ada di wilayah Freeport termasuk sulit dalam hal geografis dan fisik. Oleh karena itu, pengelolaan pertambangan harus dilakukan secara khusus, baik berupa aspek teknis, ekonomis, lingkungan, sosial budaya, politik, dan keamanan.

**
Biarlah, dengan adanya renegosiasi yang akan segera dilakukan pemerintah. Segala macam masalah - masalah yang bergulir dalam soal pertambangan khusunya masalah PT. Freeport segera selesai, dan terjadi hasil yang baik dan dapat diterima oleh pihak - pihak yang selama ini bersitegang, baik itu pihak pekerja, petinggi - petinggi Freepot, aparat keamanan, dan pemerintah.

( Materi Tulisan Diambil Dari KOMPAS, 15 NOVEMBER 2011, hal. 18. "Pemerintah Renegosiasi Kontrak Freeport" )

Wednesday, November 2, 2011

National Payment Gateway

Bank
Kehidupan perbankan dewasa ini semakin lama semakin padat
keramaian lalu lintas perbankan ini mau tidak mau memaksa bank untuk merespon situasi yang seperti ini
banyaknya nasabah yang semakin lama semakin meningkat, menyadarkan bank untuk menambah kualitas mereka, pemuas kebutuhan nasabah di dalam kehidupan perbankan.

Bank Indonesia sebagai bank sentral di Indonesia pun berusaha untuk menjembatani keinginan peningkatan kualitas perbankan di Indonesia. Dalam bahasan ini kualitas yang ditingkatkan pun adalah kemudahan akses bank dan nasabah.
Bank Indonesia berusaha untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakatnya, khususnya para nasabah perbankan. Melalui National Payment Gateway (NPG), atau bisa disebut Sistem Pembayaran Terintegrasi.

Dengan sistem ini, nasabah di suatu bank dapat terhubung dengan seluruh bank.
Sederhananya, nasabah pemilik ATM bank A dapat bertransaksi di mesin ATM bank manapun. Dengan demikian, si nasabah tidak harus mencari mesin ATM bank A untuk melakukan transaksi perbankan. Untuk mewujudkan hal itu maka setiap bank harus terhubung dengan sistem jaringan yang sama.

Contoh paling konkret saat ini adalah bergabungnya ATM Bank Mandiri ke jaringan ATM Prima. Dengan penggabungan tersebut maka nasabah kartu ATM Bank Mandiri dapat bertransaksi di ATM lain yang berada di bawah jaringan ATM Prima di antaranya BCA, BRI, dan Bank Permata. Hal yang sama berlaku sebaliknya.

Maka dari itu jika NPG terwujud maka alangkah senangnya nasabah Indonesia karena kelancaran akses  perbankan dapat berjalan lebih cepat dan tidak merepotkan. Apalagi dalam hal transfer antar bank yang berbeda, asalkan berada dalam satu jaringan, masalah transfer antar bank dapat dilakukan semudah melakukan transfer di bank yang sama.
Berbicara masalah transfer antar bank, tarif yang keluar dikarenakan biaya transfer pun akan berbeda. Kenapa seperti itu, kasusnya seperti ini. Transaksi antar bank yang berada dalam jaringan yang sama hanya membutuhkan biaya transaksi sekitar Rp 5.000/ transaksi. Jika tidak tercakup dalam jaringan yang sama biaya pengganti transfer bisa mencapai Rp 25.000/ transaksi. Perbedaan yang cukup besar dalam pengeluaran tarif biaya transfer.

Idealnya, bila seluruh ATM bisa terhubung, maka akan ada sekitar 40.000 mesin ATM, dengan 3,4 juta kartu ATM yang dikeluarkan 50 penerbit ATM.
Pihak bank sepertinya tidak akan keberatan bila pemakain jaringan ini diberlakukan, karena dalam hal ini bank diuntungkan dalam hal tidak perlu menambah unit mesin ATM, di sisi nasabah kemudahan akses antar bank dapat terwujud.
Untuk hal itulah, mari kita wujudkan sistem jaringan pembayaran ini agar memudahkan kita semua para "masyarakat perbankan" Indonesia.

( Materi Tulisan diambil dari KOMPAS, Rabu 2 November 2011, Hal. 17 )